Apakah syah solat kita jika memakai henna?

No comment 19 views

Assalamuallaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Hallo sahabat muslimah, pada zaman sekarang banyak sekali wanita muslimah yang gemar mengenakan henna, namun banyak sahabat muslimah yang masih bingung, "apakah syah solat kita jika memakai henna?". Nah simak pembahasan dibawah ini ya!!

Kata Henna berasal dari bahasa latin untuk tanaman Lawsonia Inermis yang biasanya diucapkan oleh orang Arab  "Hinna".Namun beberapa sejarahwan menyebutkan bahwa bangsa Mogul yg membawa mehndi ke India, namun sejarahwan lain menyebutkan bahwa asal mula mehndi adalah India, untuk yang lain menyebutkan bahwa asal mula mehndi adalah Timur Tengah atau Afrika Utara. Henna adalah nama tumbuhan tertua yang digunakan untuk kosmetik. Henna sangat aman digunakan dan jarang sekali menimbulkan masalah.

Henna biasanya dikenakan para kaum hawa untuk sekedar menghias tangan ataupun untuk acara yang spesial seperti pernikahan. Mereka menghias tangan mereka dengan tujuan agar terlihat cantik, memperindah cara berpenampilan mereka, dan menunjukkan identitas wanita bercadar bahwa dia adalah seorang wanita.

Kebiasaan atau tradisi memakai henna sudah dikenal pada zaman Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Singkat cerita pada zaman dahulu ada seorang wanita yang menjulurkan tangannya dan berniat ingin menyerahkan surat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Namun Nabi menahan tangan wanita tersebut, lalu wanita tersebut bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam "Wahai Ya Rasulullah mengapa engkau tidak menerima surat ini?" dan kemudian Rasulullah bertanya kepada wanita itu "sungguh aku tidak mengetahui, apakah tangan ini tangan seorang wanita atau laki-laki?". Wanita tersebut menjawab "ini tangan seorang wanita Ya Rasulullah". Lalu Nabi bersabda,

لَوْ كُنْتِ امْرَأَةً لَغَيَّرْتِ أَظْفَارَكِ بِالْحِنَّاءِ

Artinya : Jika kamu seorang wanita, seharusnya kamu ubah kukumu dengan hena.” (HR. Nasai 5089, Abu Daud 4166 dan dihasankan al-Albani)

Sejak saat itu, wanita tersebut tidak pernah lalai memakai pacar, hingga wafatnya.

Dalam kitab Nihayatuz Zain; 17 telah dikemukakan:
(و) رَابِعهَا أَن لَا يكون على الْعُضْو (حَائِل) يمْنَع وُصُول المَاء إِلَى جَمِيع أَجزَاء الْعُضْو الَّذِي يجب تعميمه (كنورة) ودهن لَهُ جرم يمْنَع وُصُول المَاء للبشرة ووسخ تَحت أظفار
“Syarat wudlu yang ke empat ialah tidak adanya penghalang di atas anggota wudlu yang dapat menghalangi sampainya air ke seluruh bagian yang diwajibkan untuk diratakan dengan air, seperti kapur, minyak yang berbentuk (padat/mengendap) yang menghalangi sampainya air kepada kulit, dan kotoran di bawah kuku.”

Nah henna yang dikenakan ditangan akan meresap di balik kulit, henna tidak menutupi permukaan kulit, dan henna tidak menghalangi air untuk mengenai permukaan kulit. Henna semacam ini tidak menghalangi syahnya wudhu.

Namun berbeda dengan cat , cat tidak bisa meresap kedalam kulit, sehinggat cat akan menutupi permukaan kulit. Hal tersebut bisa menghalangi air mengenai permukaan kulit. Jadi wudhu akan dianggap tidak syah

contoh henna berwarna coklat yang dikenakan untuk menghias tangan dalam acara pernikahan wanita berhijab. Dipadukan dengan kebaya dan hijab berwarna hijau dan merah muda.

Contoh henna berwarna merah yang digunakan seorang pengantin muslimah. Dipadukan dengan kebaya dan hijab berwarna putih.

Nah seperti itulah ilmu yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk sahabat muslimah semuanya. Hal terpenting dari semua ini kebenaran hanya milik Allah SWT, tinggal bagaimana kita menyikapinya seperti apa. Semoga sahabat muslimah selalu setia dalam komitmen berhijabnya dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin...

Akhir kata dari saya,

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

author
No Response

Leave a reply "Apakah syah solat kita jika memakai henna?"